Berita Photo

Berita Photo
SBY Resmikan Taman Pintar Yogyakarta

Unand Turunkan Bus Kampus

Minggu

Unand Turunkan Bus Kampus

Padang, (TP) - Puluhan angkot Lurus ngetem di kantor Dishub Padang, Selasa (16/12). Aksi ini buntut ketidakpuasan sejumlah sopir angkot Lurus terhadap kebijaksanaan Dishub yang menambah 12 KP armada baru jurusan Lurus.
Aksi mogok sopir dan pengusaha angkutan kota (angkot) trayek Pasar Raya-Lurus dan bus kota trayek Pasar Raya-Kampus Limaumanih, Senin (15/12), hingga kemarin masih berlangsung. Akibatnya ribuan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) dan masyarakat sekitar kawasan Pauh terlantar melaksanakan aktivitas. Mengantisipasi hal tersebut, Unand menurunkan 4 unit bus kota kampus. Bus tersebut diturunkan untuk membantu mahasiswa Unand.
Dari pantauan Padang Ekspres suasana Jalan Sawahan hingga Jalan M Hatta, Pauh tampak lengang dari lalu lalang angkot warna hijau dan bus kota biru muda. Angkutan tersebut lebih banyak memilih parkir di kandangnya.
Pagi kemarin, sepanjang jalan tersebut terlihat tumpukan mahasiswa Unand dengan wajah panik menunggu angkutan yang akan membawanya ke kampus Unand. Padahal mahasiswa yang mencapai ribuan orang itu akan mengikuti perkuliahan dengan jadwal pagi. Begitu juga dengan masyarakat yang berada di kawasan Pasaambacang hingga Simpang By Pass Ketaping Anduring, mereka terpaksa mencari angkutan alternatif.
Untuk para mahasiswa yang akan pergi ke kampus, sebagiannya masih dapat bernafas lega karena mendapatkan tumpangan dari mobil pribadi para dosen, staf Unand, dan rekan mahasiswa lainnya yang berkendaraan pribadi. Akan tetapi hal tersebut tidak mampu mengakomodir secara keseluruhan.
Dengan demikian, pimpinan Unand menurunkan empat unit bus warna hijau untuk menyelamatkan para mahasiswanya supaya bisa ke kampus dan masyarakat sekitar jalan yang dilewati bus tersebut.
Bus kampus berwarna hijau itu seyogyanya membawa karyawan Unand, tapi kemarin itu juga membawa mahasiswa dan masyarakat sekitar Pauh. Bus itu mulai beroperasi sejak pukul 08.30 WIB.
Lisa, 19, salah seorang mahasiswa mengatakan tidak mengetahui angkot trayek Lurus dan bus kota trayek Kampus akan melanjutkan aksi mogok menambang. Sebab, Seninnya angkutan tersebut masih terlihat menambang di waktu pagi. Akan tetapi kemarin mogok itu dimulai sejak pagi.
“Saya terpaksa naik angkot jurusan Belimbing hingga Simpang Bay Pass. Selanjutnya saya mendapatkan tumpangan sepeda motor salah seorang rekan mahasiswa satu kampus,” katanya dengan nafas terengah-engah.
Oyon, 41, salah seorang sopir mengatakan para sopir akan kembali menambang, apabila Pemko mencabut penambahan mobil angkot trayek Lurus tersebut. Di tempat terpisah, Pembantu Rektor (PR) III Unand Badrul Mustafa Kemal yang dihubungi Padang Ekspres membenarkan pimpinan Unand menurunkan bus tersebut.
“Akibat aksi mogok ini mahasiswa kami mengeluh dan tidak konsentrasi berada di dalam kampus, karena telah kelelahan,” kata Badrul. Badrul berharap permasalahan antara pengemudi dan pengusaha angkutan dengan Pemko dapat diselesaikan dengan baik dengan cepat. “Jangan korbankan masyarakat dengan permasalahan ini,” kata Badrul. (Nk)

Kunjungan Presiden SBY ke Taman Pintar di Yogyakarta

Yogyakarta, (TP) - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, selasa, (16/12) dalam rangka Grand Opening Taman Pintar di Yogyakarta. Presiden datang bersama Ibu Yani Yudhoyono yang disambut siswa sekolah SD dan SMP di Yogyakarta. Taman Pintar merupakan tempat sarana belajar dan bermain untuk membentuk karakter dan prilaku saat anak usia dini.
Sebelumnya Presiden dan Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu di Candi Prambanan. Kedua Tokoh yang akan maju di bursa capres 2009 ini saling berbicara akrap, seusai menghadiri acara peluncuran program Layanan Rakyat untuk Sertifikat Tanah atau Larasita. (Z.S/AA)

Xalle Indonesia

Xalle Indonesia [ xalle nu management ]merupakan format baru dari xalle management. Perusahaan kami berpusat di Jakarta-Ibukota Indonesia-sebelumnya di Pekanbaru, Riau. saat pertama kali berpusat di Padang, Sumatera Barat. Operasional kami dipimpin oleh seorang General Manager. Kami menunjuk saudari Yessy Yulda menempati posisi tersebut. Karena menurut pandangan, analisa dan beberbagai hal yang kuat mendasari kami menunjuk beliau sebagai GM Xalle Indonesia.
Xalle Indonesia fokus dalam Manajemen dan agensi talenta serta artis, Peyelenggaran Iven, Publilkasi , Pelatihan, Marketing & Distribusi Produk dan Konsultan.

Manajemen dan Agensi Talenta serta Artis :
Model
MC
Artis Pemain Film
Artis Penyanyi
Penari
Dan bakat-bakat lain

Saat ini kami memenej lansung beberapa artis :
Luv, X-Tend, Tegla, Restar, Telepati, Back Ground dan Nakara untuk Band. Yang baru bergabung dari Palembang adalah Future Band. Tao Fix, Tommy Bullin dan Dicky untuk Solois. Artis Minang diataranya Susi, Ivan Vibra, Yan Guci, Nedi Gampo, Ucok Sembara, Jasmin, Melinda, Mieke dan Renyma.
Secara agensi, kami bisa memberikan artis lain dalam jaringan maupun luar jaringan kami.
Jaringan kami : Trinity Optima Production, Log Zhelebour Production, Aura Artis, Chantiec Manajemen, Bandar Artis Dangdut, Dvariety Artist Communication, Viano Music Indonesia, Republic Cinta, DVA, Artindo Production dll

Penyelenggaraan Iven :
Menyelenggarakan kegiatan Hiburan, Seminar, Workshop, Pameran, Gathering, Out Bond, Launching, Peresmian, Variety Show dan Reality Show

Publikasi :
Menjadi mitra perusahaan dan talent/ artist, mengenalkan mereka/ produk mereka ke marketnya. Publikasi dilakukan dengan menggunakan konsep Marketing Society, Marketing Experiment, Market Edukasi. Dan media yang digunakan diantaranya Media Cetak, Media Eletronik, Media Luar Ruang serta kegiatan Off Air/ Off Print.

Pelatihan :
Kami juga membuka pusat pelatihan multi talenta yang didukung dengan pemberian skill lain. Pelatihan tersebut diantaranya ; Modeling, Clip Model, Product Model, Acting, Dancing, Event Organizing dan Event Jockey.

Marketing & Distribusi Produk :
Makananan, Minuman, Pakaian, Percetakan, Aksesoris dan lain-lain.

Konsultan:
Bakat, Bisnis, Hiburan dan Publikasi.

Kami didukung dengan tim dan networkingyang sangat kuat. Baik dari segi kualitas kerja, pengalaman dan kekreatifan.

Anda bisa mengklik "Info Perusahaan", "Katalog Produk" dan "Hubungi Kami" untuk melihat isi dan informasi lain dari situs XALLE INDONESIA.

Kasus uang palsu, Polres libatkan BI jadi saksi ahli

Klaten - Penyidik Polres Klaten akan melibatkan Bank Indonesia (BI) Solo untuk menjadi saksi ahli dalam kasus peredaran uang palsu (Upal) yang diungkap sepekan terakhir.

Tim dari Bank Indonesia (BI) Cabang Solo telah mendatangi polisi untuk mengecek asli tidaknya uang yang telah dicetak para tersangka pemalsuan mata uang kertas.
Pada Kamis (11/12), mereka mendatangi Mapolsek Klaten Kota untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang bukti yang disita aparat.
”Mereka datang sendiri untuk mengecek barang bukti,” kata Kapolres Klaten, AKBP Tri Warno Atmojo, melalui Kasatreskrim, AKP Agus Darojat, kepada Espos, Jumat (12/12) di Klaten.

Diperlukan
Polisi, jelas Kasatreskrim, belum secara resmi melakukan pemanggilan saksi ahli dari BI. Namun, lanjutnya, langkah itu akan ditempuh oleh tim penyidik. Tim dari BI mendatangi Mapolsek Klaten Kota, karena pengungkapan kasus tersebut berawal dari kesigapan aparat Polsek setempat. ”Nanti untuk lebih melengkapi secara formal, kami akan mengundang saksi ahli dari BI,” terangnya.

Menurut Agus Darojat, keterangan saksi ahli diperlukan untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) para tersangka kasus tersebut. Keterangan yang diperlukan dalam kasus tersebut adalah apakah benar uang cetakan tersebut palsu. Selain itu, keterangan lain seputar sah tidaknya uang tersebut digunakan sebagai alat pembayaran juga diperlukan polisi untuk menjerat para tersangka masuk ke jeruji penjara.
”Kami membutuhkan keterangan yang menyatakan uang itu palsu,” tandas Kasatreskrim.
Sebelumnya, aparat Polres Klaten meringkus tiga tersangka pencetak uang palsu (Upal). Hingga Kamis (11/12) ketiganya masih meringkuk di tahanan Mapolres Klaten.

Para tersangka yang berhasil dibekuk adalah Alfan Wahyudi alias Ipang, 33, warga Dukuh Salak, RT 3/RW VIII, Desa Kujon, Ceper; Sapto Prasetyo Pambudi,28, warga Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo; dan Muhdi,45, warga Dusun Karanglo, Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten. Mereka ditangkap di kediaman masing-masing selama sepekan terakhir , 12/12).

Tersangka anggota jaringan uang palsu di Klaten
Tersangka Alamat Peran,
Muhdi, 45 Warga Dusun Karanglo, Desa Kadirejo, Karanganom, Klaten Tukang gambar (desainer)
Sapto Prasetyo Pambudi, 28 Warga Desa Gentan, Baki, Sukoharjo Pencetak
Alfan Wahyudi alias Ipang, 33 Warga Dukuh Salak RT 3/RW VIII Desa Kujon Ceper Menyediakan lokasi pembuatan
Irawati, 28 Warga Nologaten, Danguran, Klaten Selatan Pengedar
Titik, 42 Warga Susukan, Gendaren, Jatinom Pengedar
Nunung, 70 Warga Karang, Delanggu Pengedar
Sarmini, 59 Warga Mayungan, Ngawen Pengedar